Transformasi Marinus, Timnas U-22 pun Juara

Transformasi Marinus, Timnas U-22 pun Juara

62 kali dilihat

Nama Marinus Mariyanto Wanewar mendadak menjadi buah bibir. Pasalnya, pemain kelahiran 24 Febuari 1997 ini tampil luar biasa pada gelaran Piala AFF U-22, di Kamboja. Berkat kontribusi positifnya di lini depan, Timnas U-22 mampu menggondol piala juara satu pada gelaran turnamen tersebut. Marinus juga dinobatkan menjadi pencetak gol terbanyak dengan jumlah raihan 3 gol.

Namun, Marinus Wanewar yang menjadi punggawa timnas U-22 pada Piala AFF U-22 2019 kemarin adalah sosok Marinus yang baru. Sebelumnya, Marinus dikenal sebagai pemail yang emosional. Emosinya mudah sekali terpancing ketika berlaga di lapangan hijau. Kerap kali kontrol emosi Marinus yang lemah ini berpengaruh buruk pada performa tim yang dibelanya. Tak ayal, pintu timnas pernah tertutup baginya akibat sifat emosionalnya tersebut.

Baca Juga:  Preview: Bertandang Ke Bali, Persebaya Tanpa Kekuatan Penuh

Ketika kesempatan membela timnas kembali terbuka, Marinus tidak menyia-nyiakannya. Ia membuktikan bahwa dirinya mampu bertransformasi menjadi pemain sepak bola yang lebih baik. Hal ini terlihat dalam kedewasaannya yang mulai muncul kala membela timnas U-22 tempo hari di Kamboja. Emosi Marinus tak lagi mudah meledak-ledak. Marinus bahkan muncul sebagai sosok penengah ketika rekan-rekan satu timnya terlibat perseteruan dengan pemain lawan.

Transformasi Marinus Wanewar

Perubahan positif dalam diri Marinus Wanewar ini ternyata berimbas positif pada performa timnas U-22. Bersama dengan Osvaldo Haay, Witan Sulaiman, Sani Rizky, dan Lutfi Kamal, Marinus mampu mempertontonkan sepak bola yang efektif, atraktif, dan menghibur. Tak heran legenda sepak bola Indonesia sekelas Kurniawan Dwi Yulianto sampai menyebut sosok Marinus Wanewar sebagai striker masa depan tim nasional.

Baca Juga:  Persela Kalah Telak dari Madura United di Kandang

Sepulang dari membela timnas U-22 di Kamboja, Marinus Wanewar dkk. diarak keliling kota Jakarta. Tak hanya arak-arakan, pemain yang baru dikembalikan ke Persipura ini juga berkesempatan untuk bertemu langsung dengan Presiden RI Joko Widodo. Dalam dialog bersama rekan-rekan setimnya yang lain, Marinus mengutarakan harapannya tentang pembangunan di Papua.

Marinus menyampaikan, “Di sana (Sarmi, Papua) itu kurang transportasi jalan saja, Bapak. Jalannya masih jelek. Mudah-mudahan bisa lebih bagus.” Itulah Marinus Wanewar, walaupun kiprahnya sebagi pemain bola telah menembus level internasional, namun dirinya tak pernah lupa akan aspirasi masyarakat di daerah tempat tinggalnya.

 

Bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Sembunyikan menu