Terkait Rasis, Klopp Minta Larangan Datang ke Stadion Diterapkan
Sumber: Paul ELLIS -AFP

Terkait Rasis, Klopp Minta Larangan Datang ke Stadion Diterapkan

4 kali dilihat

SUKABOLA – Manajer Liverpool Jurgen Klopp menyerukan penerapan larangan datang ke stadion untuk para penggemar yang terlibat dalam nyanyian rasis. Hal itu sejalan dengan pemain bintang Liverpool Mohamed Salah yang menjadi target dari dugaan rasis oleh beberapa pendukung.

Sebuah video yang beredar di media sosial sebelum pertandingan Kamis memperlihatkan beberapa pendukung menyanyikan ‘Salah adalah seorang pembom’. Tuduhan itu diduga ditujukan kepada penyerang Mesir itu. Tiga pendukung sudah ditolak masuk ke Stadion Sinobo setelah diidentifikasi oleh Polisi Metropolitan, dengan bantuan dari staf keamanan Chelsea.

Olivier Giroud mengatakan setiap penggemar yang terlibat dalam nyanyian ofensif tentang Mohamed Salah bukan milik Chelsea. Adapun The Blues berjanji untuk mengambil tindakan tegas jika ada bukti yang jelas tentang pemegang tiket musim Chelsea atau anggota yang terlibat dalam perilaku seperti itu.

Sementara Liverpool menggambarkan nyanyian diskriminatif keji yang ditujukan pada salah satu pemainnya sebagai tindakan yang berbahaya dan mengganggu. Sedangkan Klopp percaya komunitas sepakbola perlu bersatu untuk memerangi masalah rasisme.

“Kita seharusnya tidak menghadapinya seperti itu (hanya) kasus Chelsea. Ini adalah masalah yang kita miliki saat ini di dunia di luar sana, di mana-mana. Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah bahwa kita benar-benar harus memastikan bahwa orang-orang ini dihukum dengan cara yang benar,” kata Klopp, seperti dikutip dari Sky Sports, Selasa (16/4/2019).

“Jelas bagi pendukung sepakbola, mereka seharusnya tidak diizinkan menonton pertandingan sepak bola di stadion lagi (jika terbukti melakukan pelecehan rasis). Itu hanya untuk membuatnya jelas (dan sanksi tegas),” tambah Klopp.

“Saya menonton video, dan Anda berpikir ‘mengapa Anda melakukan hal seperti itu?’ Saya benar-benar senang bahwa setidaknya tiga dari mereka ditemukan segera. Hanya untuk memperjelas bahwa komunitas sepakbola (harus) tetap bersatu pada saat ini,” pungkasnya.

Bagikan artikel ini
Sembunyikan menu