Kerap Dikritik, Pogba Salahkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi
Gelandang Manchester United, Paul Pogba Sumber: (Ben Stansall-AFP)

Kerap Dikritik, Pogba Salahkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

47 kali dilihat

SUKABOLA – Gelandang Manchester United, Paul Pogba tampaknya gerah dengan kritikan yang ditujukan kepadanya. Pasca penampilan inkonsistensi yang dijalani Setan Merah belakangan ini, Pogba dianggap bermain buruk dan minim kontribusi.

Atas kritikan tersebut, Pogba melakukan pembelaan. Ia menegaskan bahwa dirinya sudah memberikan banyak kontribusi untuk timnya. Namun kontribusinya seakan tak bernilai karena kehadiran dua megabintang sepakbola, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

“Sepakbola sudah berubah dengan pesat saat ini,” kata Pogba dikutip dari Majalan Icon.

Menurut Pogba, perubahan sepakbola modern saat ini terlalu menitikberatkan kepada statistik permainan ketimbang kontribusi secara menyeluruh.

“Saya tumbuh dewasa sambil menonton banyak pemain-pemain hebat, para legenda-legenda luar biasa seperti [Alessandro] Del Piero, [Luis] Figo, [Francesco] Totti dan banyak yang lainnya.”

Baca Juga:  Preview Villareal vs Barcelona: Barcelona Menuju Juara

“Mereka semua merupakan seorang juara, dan mereka yang terbaik di dunia. Namun banyak dari mereka yang tidak membuat 20 gol dalam satu musim. Namun sekarang seorang pemain selalu diadili berdasarkan data, statistik dan angka.”

“Anda harus ingat bahwa seorang Pavel Nedved memenangkan Ballon d’Or ketika timnya tidak memenangkan Liga Champions atau bahkan mencetak gol sebanyak itu. Dia hanya menjadi yang terbaik di posisinya dan ia mendapatkan penghargaan atas apa yang ia lakukan di atas lapangan,” tambah Pogba.

Selanjutnya Pogba menegaskan bahwa kontribusinya untuk tim seakan tak terlihat karena terlalu dibandingkan dengan dua icon sepakbola saat ini, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Baca Juga:  Ter Stegen Dipastikan Absen di Final Copa Del Rey

“Di satu sisi, statistik itu bagus dan merupakan evolusi dari sepakbola modern, sehingga hasrat untuk bermain menjadi lebih besar. Namun kita sering lupa bahwa betapa sulitnya bagi seorang pemain untuk mencetak 20 gol dalam satu musim, dan hal ini juga menimpa pemain-pemain hebat.”

“Saya rasa itu disebabkan karena jarak antara tim-tim terbaik sudah mulai berkurang, terutama di kompetisi-kompetisi besar. Messi dan Ronaldo sudah menunjukkan hal itu di beberapa tahun terakhir, di mana mereka berhasil mempertahankan statistik mereka, dan saya rasa mereka berdua adalah pengecualian karena mereka tidak normal,” pungkasnya.

Bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Sembunyikan menu