Guardiola Tidak Berniat Jadi Pelatih Terlalu Lama
Sumber: AFP-Getty Images

Guardiola Tidak Berniat Jadi Pelatih Terlalu Lama

4 kali dilihat

SUKABOLA – Pep Guardiola tidak memiliki niatan untuk mengelola sebuah tim terlalu lama seperti yang dilakukan Roy Hodgson. Hal itu ia utarakan meski Guardiola berencana untuk melanjutkan melatih untuk beberapa waktu mendatang. Adapun pelatih asal Spanyol itu telah berhadapan dengan Hodgson yang berusia 71 tahun, manajer tertua dalam sejarah Liga Premier.

Hal itu terjadi ketika Manchester City menghadapi Crystal Palace di Selhurst Park pada pekan lanjutan Premier League Minggu malam. Guardiola memiliki karir yang cemerlang di manajemen saat berada di Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City. Tetapi, dia mengatakan, akan tiba saatnya ketika dia menyebutnya ini adalah harinya untuk tidak lagi melatih.

“Saya tidak melihat diri saya melatih hingga usia 71 tahun, percaya lah, tidak mungkin. Ketika saya mulai (menjadi manajer) saya katakan saya ingin menjadi manajer tetapi tidak di (usia) 71 (tahun). Saya akan pensiun, saya cukup yakin akan hal itu, tetapi saya ingin menikmati beberapa tahun lagi,” katanya, seperti dikutip dari Sky Sports, Senin (15/4/2019).

“Saya suka melakukan itu (melatih) tetapi saya pikir Anda memerlukan energi khusus. Dan saya pikir pada usia 71 tahun saya tidak akan memiliki energi yang sama untuk berada di sana setiap hari dan berfokus pada sesi pelatihan,” ucapnya.

“Akan ada generasi baru dan ide-ide baru dan mereka harus melakukannya. Saya akan melihatnya dan saya akan menonton sepakbola sampai hari terakhir dalam hidup saya karena saya menyukainya, Akan tetapi berada di sana saya tidak berpikir begitu,” tambahnya.

Guardiola Tolak Kritik Gundogan

Di sisi lain, Guardiola mengaku tidak setuju dengan kritik Ilkay Gundogan terhadap kinerja Manchester City saat kekalahan mereka di Tottenham pada Selasa Guardiola ditanya apakah dia ingin menjadi Presiden klub atau Kepala Eksekutif ketika dia akhirnya berhenti menjadi pelatih.

“Saya pikir itu adalah kesalahan besar ketika Anda telah sukses sebagai manajer untuk (percaya) Anda dapat melakukan hal-hal lain. Saya tidak suka menjadi CEO atau Presiden karena Anda harus bersiap untuk itu. Saya belum punya waktu di masa lalu dan saya tidak suka itu,” pungkasnya.

Bagikan artikel ini
Sembunyikan menu